LINKS OF ME

Thursday, May 13, 2010

kesombongan saya dan ingatan kalian

oh saya sekarang 19 tahun? apa yang bisa dibanggakan lagi dari saya? tergantung bagaimana saya menyukurinya :)

saya memang bukan orang alim berjilbab yang selalu sholat dhuha atau sholat sunah di setiap sholat wajib, tapi saya juga bukan mereka yang tidak peduli siapa tuhan mereka.
mereka bilang saya bodoh, tolol, jelek, dan apalah lain sebagainya. tapi saya beruntung :) beruntung punya teman sejujur mereka. haha

19 tahun, saya mulai mencoba lebih menghargai apapun. baik buruk saya, saya hargai. karena kalau saya bisa menghargai diri sendiri, saya pasti bisa menghargai orang lain.

saya harus menentukan jati diri dengan umur sekian. saya akan jadi perempuan yang akan selalu mereka ingat. baik atau buruk itu hanya ada di penilaian mereka. kalau mereka benci saya, biar saya sebaik apapun, tetap saja mereka bilang saya buruk.

yang penting mereka ingat saya. mereka akan bilang "sasa yang tolol itu" atau "sasa yang jahat itu" atau juga "sasa yang jelek itu". apapun, asal mereka ingat saya.

saya pernah cerita tentang hal ini ke salah satu teman saya. dia bilang saya gila. untuk apa saya harus diingat? saya hanya tertawa. dan saya hanya tanya balik ke dia, "pernah tau rasanya dilupakan?" dan dia diam.

saya cantik. saya beruntung. saya pintar. tolong biarkan saya tersenyum dalam kebahagiaan ini daripada saya harus merenungi, menutup diri, dan menangis hanya karena masalah yang tidak terselelsaikan atau hal-hal kecil yang harus dikeluhkan.

saya sombong? iya. apa yang telah Allah berikan pada saya itu pantas untuk saya sombongkan. daripada masih harus meminta lagi, lagi, dan lagi. saya bukan mereka yang berbakat, saya bukan mereka yang bisa dengan mudahnya menarik perhatian. maka dari itu, saya perlu usaha lebih untuk diingat.

diingat dan terkenal itu beda. kalian bisa saja terkenal lalu dilupakan. saya tidak ingin terkenal. saya hanya ingin tidak terlupakan, meskipun hanya oleh segelintir orang. karena saya pernah merasakan, saya mengingat seseorang dengan sangat detail, tapi ternyata dia melupakan saya. rasanya sakit. apalagi kalau ayah kalian sendiri yang melupakan kalian!

19 tahun akan saya jalani dengan mereka yang beruntung bisa kenal dengan saya (anggap saja begitu). saya memiliki mereka.

saya punya Allah. beribadah kepada-Nya bukan karena saya takut, atau kewajiban. tapi saya cinta pada Tuhan saya. Dia mencintai saya disaat saya mencaci-Nya. ga ada alasan untuk saya melupakan-Nya sedetikpun.

saya punya seorang ibu yang jauh lebih hebat dari saya. saya harus bangkit bersama beliau :) tanpa meninggalkan satu sama lain.

saya punya teman-teman yang sama hebatnya dengan saya. dan saya harus tetap hebat sebagai diri saya sendiri bagaimanapun mereka.

saya punya dia yang selalu jadi motivasi saya, yang selalu saya lindungi dan sayangi. yang selalu saya rahasiakan. dan saya akan selalu berdiri di belakang dia.

dan yang terpenting, saya punya orang-orang yang sedang bersiap mengingat saya. kalian. mereka. saya bersumpah akan membuat kalian mengingat saya. bagaimanapun caranya. harus.

sasa.