LINKS OF ME

Saturday, March 19, 2011

I Adore Guys!

Kenapa sih semua cowok itu sama?

Ga ada cowok yang sama. Semua cowok itu beda dan berkarakter. Tapi semuanya misterius. Bahkan yang humoris sekalipun, mereka misterius. Jangan pernah bilang cowok itu sama. Apalagi kalo hanya karena mereka melakukan kesalahan yang sama. Banyak cewek complain karena setiap pacaran, cowoknya melakukan kesalahan yang sama. Terus mereka bilang, "Semua cowok itu sama aja!" ke cowoknya. Itu ga enak banget didengernya, bagi cowok. Cowoknya pasti merasa ga spesial. Buat cewek yang selalu menganggap begitu, coba deh kalian pikir, berapa kali kalian naksir cowok, dan apa yang bikin kalian naksir mereka. Pasti beda cowok, beda alasan kan? Dan kalo kalian masih mikir semua cowok itu sama, percaya deh, ada satu hal yang kalian ga tahu kalo ternyata itu berbeda banget satu sama lain. Perasaan.




Kenapa cowok susah banget minta maaf?

Gengsi. Itu jawabannya. Jangan pernah bilang cowok itu ga peka. Cowok itu peka banget. Cowok selalu tahu kapan dia salah, atau ada yang salah dari ceweknya. Kalo cowok ga peka, mereka ga akan terkenal sebagai tukang berantem. Mereka bisa dengan mudahnya menampar lawan bicaranya yang memancing emosi karena mereka peka. Mereka tau setiap titik kesalahan yang masuk ke perasaannya. Bisa juga dia menampar justru karena dia salah, tapi tidak mau disalahkan. Karena perasaan itu bercampur dengan gengsi. Jadilah sebuah tamparan untuk membuktikan kalo dia ga mau kalah. Sama halnya saat menghadapi cewek. Mungkin mereka emosi, tapi juga ditutupi oleh gengsi. Mereka dikodratkan untuk memimpin, jadi ga boleh kelihatan rendah di mata cewek. Terutama ceweknya sendiri. Mereka yang lebih memilih diam daripada memaki atau menampar cewek saat emosi itu berarti mereka yang punya harga diri dan gengsi yang tinggi sebagai cowok untuk menghargai cewek. Jadi diam, bukan berarti mereka ga peka atau ga tau kesalahannya. Jika mereka salah, mereka punya cara sendiri untuk minta maaf, dan ini berlaku untuk jangka panjang. Mengerti kan maksudnya?




Cowok bisa galau ga sih?

Bisa banget. Ada tiga hal yang bikin cowok galau. Uang, cewek, dan kuliah. Tapi tetap uang yang paling utama. Karena kalo cowok ga punya uang, dia ga bisa dapat cewek, dan ga bisa bayar kuliah. Cowok itu pikirannya jauh ke depan. Ga kayak perempuan yang lebih pentingin kata hati. Kalo ada kesalahan dalam hidupnya, (misal: dapat nilai jelek di beberapa mata kuliah) dia sudah siap karena dia pasti tahu resiko dari apa yang telah dia lakukan sebelumnya. Dan kenapa cowok jarang pikirin masalah keluarga? Ini karena cowok merasa dia harus mandiri, lepas dari keluarga di umur tertentu. Jadi menurutnya, masalah keluarga (ayah atau ibunya) itu bukan menjadi urusan yang harus diprioritaskan karena dia sedang dalam perjalanan untuk membuat keluarga sendiri. Dia hanya akan berusaha untuk menyelesaikan masalah yang dia buat sendiri, kecuali kalo keluarganya yang meminta dia untuk membantu. Tapi mereka pun jarang mau membantu. Hal ini berlaku untuk beberapa cowok. Bukan semuanya. Hanya cowok yang berpikiran benar-benar cerdas dan keras yang punya pendapat seperti ini.




Apa hal paling bikin sebel yang dilakukan kebanyakan cowok?

"Biarin aja, jgn dibuka.." atau "Biarin aja, jgn diangkat..". Itu kalimat yang sering banget ditujukan buat orang yang lagi pinjam hp atau bbnya, setiap dia lagi asik kumpul sama temen-temennya. Cowok sering banget cuekin bbm, sms, atau telpon dari ceweknya waktu dia lagi sama temen-temennya. Semua cewek di dunia ini pasti sebel awalnya. Beberapa cewek malah merasa dinomorduakan. Dan hanya ada sebagian kecil cewek yang bisa mengerti dan sabar dengan keadaan itu. Sebenarnya cowok ga salah. Cowok males angkat telpon atau buka bbm ceweknya karena dia ga mau bikin marah ceweknya. Dia tau, kalo dia ngobrol sambil bbm-an, jadinya ga konsen dan kalo salah ngomong sedikit aja lewat bbm, bikin ceweknya marah. Dan gimanapun, si cewek pasti merasa dicuekin karena konsentrasi cowoknya terpecah. Nah cowok ga mau itu terjadi. Beberapa cowok selalu bilang, "Bentar ya, aku masih sama temen-temenku. Ntar aku hubungi lagi kalo udah senggang..". Beberapa cewek mengerti, dan menunggu. Beberapa cewek yang lain lagi marah dan ngomel, "Kenapa sih aku dinomorduain? Jadi kamu lebih mentingin temen-temenmu?". Euh! Ga banget deh cewek begitu. Tapi ada kok cowok yang sengaja ga bilang ke ceweknya kalo dia sibuk sama temen-temennya. Berarti cowok itu paham gimana sifat ceweknya. Ya mungkin lebih baik begitu caranya ;)




Kenapa Sasa begitu mengenal cowok? Padahal dia dibesarkan tanpa sosok Ayah sejak SMP.

Pertanyaan ini sudah terjawab begitu saja kok. Karena aku dibesarkan tanpa Ayah. Jadi aku punya puluhan (atau lebih) sahabat cowok. Lebih dari 80% orang disekitarku itu cowok, dan mereka sangat menghargai aku sebagai cewek baik-baik. Aku dijadikan tempat curhat, mengeluh, diajak kesana-kemari, belajar bareng mereka, dan tumbuh dewasa bareng mereka. Enaknya, aku jadi ga sembarangan pilih pacar karena aku bisa menilai cowok, diajak ke tempat-tempat yang ga biasa, dijaga dengan cara yang overprotektif, mereka selalu ada kapanpun aku mau, selalu merasa aman, dan masih banyak lagi. Ga enaknya, mereka suka bandel kalo disuruh rajin kuliah dan kalo mereka ke toilet aku jadi nunggu diluar sendirian. Banyak yang bisa aku pahami dari mereka. Dan ternyata mereka memang makhluk ciptaan Tuhan yang sangat kompleks! That's why I adore guys. But I've found the best one ;)



Apa yang aku bilang disini, masih relatif kok.
Tergantung satu hal yang sudah aku bilang di awal.
PERASAAN.