LINKS OF ME

Saturday, October 29, 2011

KALIAN?

Blog ini jadi saksi bagaimana saya menyayangi kalian lebih dari diri saya sendiri, bagaimana saya menghargai kalian di tengah kepulan asap lebih dari mereka yang memberi saya tempat tidur, bagaimana saya memberi kalian waktu lebih dari kamar saya sendiri. Dulu.
Apa jadinya jika saya kehilangan kepercayaan kalian tanpa penghianatan dari saya? Apa yang harus saya lakukan untuk mengembalikan kepercayaan kalian dan meminta maaf atas hal yang tidak pernah saya perbuat, atau bahkan pikirkan?
Dua musim panas yang telah kita lewati bersama, kalian menyimpan pisau di punggung kalian. Tapi kita telah dibunuh waktu terlebih dahulu. Dan pisau di punggung kalian mulai berkarat dan tumpul, terlambat untuk ditusukkan.
Dua tahun terakhir nanti, semua akan berubah. Ada independensi yang tak pernah kita pikirkan dan segera saya mulai. Terima kasih atas dua tahun kemarin yang telah menjadi periode terbaik seumur hidup saya.


Saturday, October 15, 2011

#quote

"Judge me only by my cover, because I don't want you to know who the real I am."
- Meyrza Ashrie Tristyana


Setiap orang punya cara sendiri untuk mempresentasikan siapa mereka. Mereka tidak akan pernah menjadi diri mereka sendiri selain di hadapan Tuhannya. Setiap orang punya rahasia.
Aku, iya. Bukan bermuka dua, hanya berusaha agar mereka lebih menilai kelebihanku daripada kelemahanku.
Aku menginjak langit dan menelan samudera, tanpa mereka tahu bahwa ada perih di punggungku yang merengek setiap saat dan masa lalu yang mengekor.


Thursday, October 13, 2011

#pernikahan

........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Titik-titik diatas adalah deskripsi pernikahan aku dan dia.
Entah bagaimana caranya menggabungkan dua orang yang berbeda suku, keyakinan, latar belakang, selera, pemikiran, dan kehidupan.
Entah bagaimana negara ini akan menggabungkan dua orang yang saling jatuh cinta dengan gereja dan mesjid sebagai rumah ibadah kami.
Hanya Tuhan, waktu, aku, dan dia yang tahu jawabnya.


Wednesday, October 12, 2011

#rumah

"Aku pulang.."
Katanya. Oktober tahun lalu.
Dia kembali ke rumahnya, kemudian menutup pintu.
Aku mengunci pintu itu dan menelan kuncinya.
Dia harus membunuhku dulu untuk bisa pergi lagi.

Selamat datang lagi di rumahmu, sayang.
Aku tahu kamu pasti pulang.
Ke hatiku.

ps. ini adalah lanjutan dari #mantan kemarin.


Tuesday, October 11, 2011

#mantan

"Move on, Sa. Move on."
Kata mereka di akhir Agustus tahun lalu. 

Aku butuh orang lain setelah dia untuk sadar bahwa ternyata dia adalah mantan terbaik.
Aku butuh banyak waktu menyendiri untuk dapat menghitung singkatnya waktu yang kuhabiskan dengannya.
Aku butuh puluhan lagu patah hati untuk mengerti bahwa cinta itu tak selalu manis.

Sehari sebelum ulang tahunku di Mei tahun lalu, relationship request di Facebook berhasil membuatku lepas dari pertanyaan, "udah punya pacar?"

Status palsu. Dan kami baik-baik saja menjalaninya. Sampai akhirnya aku memang merasa ada yang salah.

Aku melepaskan dia pertengahan Juni hanya untuk lelaki yang tidak lebih baik darinya. Beratnya menjalani kehidupan dengan lelaki baru ini menyebabkan semuanya berakhir di akhir Agustus.

Ternyata aku sadar, aku bukan harus move on dari lelaki pertengahan Juni itu. Tapi aku harus move on dari dia, lelaki awal Mei.

Bodohnya aku yang pergi meninggalkannya dan tak mengakui bahwa aku benar-benar sayang.
Bodohnya dia yang membiarkanku pergi dan tak mengakui bahwa dia benar-benar sayang.
Bodohnya kami yang menjalani semuanya dengan kepalsuan, dan menutupi keberanian untuk saling mengakui.

Akhirnya dia datang lagi dengan senyum yang sama seperti sebelumnya. Dan aku menyambutnya dengan penyesalan. Aku kembali tanpa kepalsuan dan menghindari kesalahan yang sama. Menelan senyumnya.

Aku tak akan pernah move on.
Karena sampai detik ini, aku dengannya, setahun kemarin, semuanya sempurna.


Sunday, October 9, 2011

#hadiah

"Semoga isinya adalah dia beserta cintanya."
Kataku dalam hati seraya membuka kotak kado warna merah yang bertuliskan:
Kepada: Meyrza Ashrie Tristyana
Dari: Tuhan


Saturday, October 8, 2011

#jendela

Jendela ini dilapisi dengan teralis baja berwarna hitam dan sangat rapat. Terkesan jahat.
Dibuat hanya untuk mempersilahkan udara dan cahaya masuk ke dalam ruangan ini.
Aku duduk tenang dibalik jendela, menikmati secangkir kopi.
Sesekali memandang keluar namun tak ingin keluar.
Tak ada yang menarik di luar sana, aku sudah merasa nyaman dan aman di dalam sini.
Sayang, terima kasih.
Hanya ada jendela berteralis dalam ruang hatimu.
Bukan pintu yang cukup untukku keluar dari sini.



Friday, October 7, 2011

#pesan

Sayang, aku ga kuat pacaran jarak jauh.
Sayang, aku ga kuat pacaran jarak jau
Sayang, aku ga kuat pacaran jarak ja
Sayang, aku ga kuat pacaran jarak j
Sayang, aku ga kuat pacaran jarak
Sayang, aku ga kuat pacaran jara
Sayang, aku ga kuat pacaran jar
Sayang, aku ga kuat pacaran ja
Sayang, aku ga kuat pacaran j
Sayang, aku ga kuat pacaran 
Sayang, aku ga kuat pacara
Sayang, aku ga kuat pacar
Sayang, aku ga kuat paca
Sayang, aku ga kuat pac
Sayang, aku ga kuat pa
Sayang, aku ga kuat p
Sayang, aku ga kuat 
Sayang, aku ga kua
Sayang, aku ga ku
Sayang, aku ga k
Sayang, aku ga
Sayang, aku g
Sayang, aku
Sayang, ak
Sayang, a
Sayang, aku kangen. Kapan kita ketemu lagi?



Thursday, October 6, 2011

#telurdadar

Resep telur dadar untuk dia.
Aku hanya akan menumis sedikit irisan bawang merah di wajan anti lengket itu, kemudian aku tuang campuran dua butir telur, potongan smoked beef, irisan daun bawang, dan sedikit garam. Sengaja aku matangkan dulu bawang merah itu agar wanginya lebih menggoda. Disajikan dengan saus sambal dan sedikit parutan keju.
Biasa. Aku sadar, rasanya akan sangat biasa saja. Yang membuatnya spesial hanya cinta tahun pertama.
Setahun kemudian aku akan tambahkan merica di dalamnya, dan dia akan sadar, ada yang berbeda.
Dua tahun kemudian aku mengganti smoked beef dengan potongan udang. Dia merasakan ada yang berbeda, lagi.
Tiga tahun kemudian akan aku tambahkan sedikit irisan kecil lombok, tanpa merica. Dia akan mendapat sensasi pedas di potongan-potongan tertentu telur dadarnya, yang akan memaksanya untuk melahap potongan berikutnya.
Empat tahun kemudian aku akan menambahkan keju mozarella yang akan meleleh ditengah telur dadar itu, melapisi setiap irisan kecil lombok, mengurangi sensasi pedasnya dan membuatnya semakin asin sehingga aku tidak akan menambahkan garam.
Dan seterusnya. Akan selalu berganti setiap tahun, setiap pagi.. Yang selalu sama hanyalah dua butir telur dan kecupan cintaku untuknya.
Aku punya banyak cara untuk mempertahankan dia agar tetap berada disini setiap pagi untuk menunggu telur dadar buatanku.

Jangan bosan. Jangan selingkuh. Jika suatu saat kamu selingkuh, tidak akan ada garam, merica, lelehan keju, smoked beef, udang, atau bahan lain di dalam telur dadarmu. Yang ada hanya telur, dan ratusan irisan lombok. Supaya kamu tahu betapa pedasnya hatiku yang dikhianati.



Wednesday, October 5, 2011

#tamankanakkanak

Beberapa tahun setelah hari ini..

Bocah kecil bernama Ganendra duduk di sebelah adik perempuannya, Gabriella. Mereka ceria dan terlihat sangat manis di halaman depan taman kanak-kanak itu. Mereka sangat ekspresif. Entah apa yang mereka bicarakan sambil menunggu jemputan. Sesekali mereka tertawa. Beberapa menit kemudian mereka terlibat pembicaraan yang cukup serius. Mereka mulai terlihat sedih bercampur marah. Kemudian mereka terlibat adu mulut, mempertahankan argumen masing-masing dengan gaya anak kecil yang khas. Si adik, Gabriella, memukul pelan punggung kakaknya karena merasa kalah, dan kakaknya mencubit lengan adiknya. Tangis mereka pun pecah.
Ayah mereka hanya tertawa dari dalam mobil kami yang diparkir tidak jauh dari mereka, kemudian aku turun menjemput mereka. Menenangkan keduanya dan menggandeng mereka masuk ke dalam mobil. Mereka tetap ribut sambil menangis, saling mengadu ke ayah mereka. Setelah mereka mulai tenang, aku tanya mengapa mereka bertengkar dan menangis, si kakak menjawab dengan suara paraunya, "Aku mau punya adik perempuan lagi, tapi Gabriella maunya adik laki-laki, Bu.."

Amin.


Tuesday, October 4, 2011

#hilang

Aku rela kehilangan kopi di pagi hari asal tak kehilangan bibir lembutmu.
Aku rela kehilangan kunci di siang hari asal tak kehilangan tanganmu.
Aku rela kehilangan novel di sore hari asal tak kehilangan mata coklatmu.
Aku rela kehilangan bantal di malam hari asal tak kehilangan bahumu.
Namun aku rela kehilangan hari esok jika nanti aku kehilangan sentuhan bibir lembutmu di keningku, gandengan tanganmu, tatapan mata coklatmu, dan bahumu yang selalu menjadi tempatku bersandar.
Jangan pergi.
Jangan hilang.


Saturday, October 1, 2011

#malamminggu

Sabtu, 1 Januari 2011.
Tahun baru dengan Liverpool vs Bolton Wanderers, dan 2-1 untuk Liverpool.
Belum pernah ada senyum yang lebih indah darinya karena kemenangan Liverpool.
Belum pernah ada wangi nafas yang lebih menggoda dari wangi bir yang diminumnya.
Dan belum pernah ada malam minggu yang sesempurna itu sebelumnya.