LINKS OF ME

Thursday, October 6, 2011

#telurdadar

Resep telur dadar untuk dia.
Aku hanya akan menumis sedikit irisan bawang merah di wajan anti lengket itu, kemudian aku tuang campuran dua butir telur, potongan smoked beef, irisan daun bawang, dan sedikit garam. Sengaja aku matangkan dulu bawang merah itu agar wanginya lebih menggoda. Disajikan dengan saus sambal dan sedikit parutan keju.
Biasa. Aku sadar, rasanya akan sangat biasa saja. Yang membuatnya spesial hanya cinta tahun pertama.
Setahun kemudian aku akan tambahkan merica di dalamnya, dan dia akan sadar, ada yang berbeda.
Dua tahun kemudian aku mengganti smoked beef dengan potongan udang. Dia merasakan ada yang berbeda, lagi.
Tiga tahun kemudian akan aku tambahkan sedikit irisan kecil lombok, tanpa merica. Dia akan mendapat sensasi pedas di potongan-potongan tertentu telur dadarnya, yang akan memaksanya untuk melahap potongan berikutnya.
Empat tahun kemudian aku akan menambahkan keju mozarella yang akan meleleh ditengah telur dadar itu, melapisi setiap irisan kecil lombok, mengurangi sensasi pedasnya dan membuatnya semakin asin sehingga aku tidak akan menambahkan garam.
Dan seterusnya. Akan selalu berganti setiap tahun, setiap pagi.. Yang selalu sama hanyalah dua butir telur dan kecupan cintaku untuknya.
Aku punya banyak cara untuk mempertahankan dia agar tetap berada disini setiap pagi untuk menunggu telur dadar buatanku.

Jangan bosan. Jangan selingkuh. Jika suatu saat kamu selingkuh, tidak akan ada garam, merica, lelehan keju, smoked beef, udang, atau bahan lain di dalam telur dadarmu. Yang ada hanya telur, dan ratusan irisan lombok. Supaya kamu tahu betapa pedasnya hatiku yang dikhianati.