LINKS OF ME

Sunday, March 31, 2013

Minggu Malam

Ini Minggu malam pertamaku dengan status yang bukan lagi mahasiswa. Tapi aku tidak di rumah. Sama seperti semua Minggu malam sebelumnya, selama 3,5 tahun. Disengaja atau tidak, selama 3,5 tahun aku tidak pernah menghabiskan Minggu malamku di rumah. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di kamar temanku dengan dvd yang sudah ditonton belasan kali sebelumnya. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku terjebak macet di perjalanan menuju Surabaya entah dari Malang ataupun Yogyakarta. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di coffee shop bersama sahabat dengan gosip-gosip tentang mantan pacar. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di kampus bersama belasan orang lainnya untuk mengerjakan tugas yang dikumpulkan esok harinya. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di pinggir jalan depan kampus dengan teman-teman yang menyisakan bau rokok menyengat di rambutku. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di rumah kontrakan pacarku, mendengarkan teman-temannya mengobrol sampai aku tertidur. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku untuk menonton sepakbola di markas tim sepakbola kesukaanku, atau bahkan rivalnya. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di rumah sakit, terbaring merasakan sakitnya obat yang disuntikkan ke selang infusku. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di pinggir pantai ataupun dataran tinggi ratusan kilometer dari Surabaya padahal esoknya aku harus menghabiskan waktuku sebanyak 12 SKS di kampus. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di pusat-pusat perbelanjaan menemani keluargaku yang tidak pernah lelah menyisir toko demi toko. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku di tempat hiburan malam dan mempertanyakan apa yang menyenangkan dari tempat itu. Aku pernah menghabiskan Minggu malamku entah dimana, mensyukuri semua yang Tuhan berikan padaku hingga malam itu. Dan masih banyak lagi. Tapi aku tidak pernah di rumah. Sekalipun.
Minggu depan, aku berencana menghabiskan Minggu malamku di rumah. Tidak seperti malam ini. Mungkin Minggu depan aku bisa menghabiskan Minggu malamku dengan menonton televisi di rumah bersama keluarga. Ada acara televisi apa di Minggu malam? Kalaupun itu sepakbola, aku akan berusaha membuat ibuku tetap di depan televisi untuk menemaniku menonton sepakbola dan menyembunyikan remote-nya.
Karena sebenarnya ini bukan tentang dimana kita menghabiskan Minggu malam kita. Melainkan tentang dengan siapa kita menghabiskan Minggu malam kita. Selama 3,5 tahun, aku tidak pernah menghabiskan Minggu malamku sendirian. Aku selalu menghabiskan Minggu malamku dengan orang-orang yang sangat berharga, yang membuat waktuku di setiap Minggu malam menjadi berharga. Seperti malam ini.


Wednesday, March 27, 2013

Lulus?

Sejak kapan akhir dari liburan selama 3,5 tahun dinamakan wisuda? Aneh.


Saturday, March 23, 2013

Ada yang pernah tahu rasanya dikelilingi oleh orang-orang yang materialistis, yang tidak pernah menganggap pengorbanan lain selain materi, sedangkan kamu tidak memiliki apapun saat itu, kemudian datang seseorang yang justru tidak membutuhkan materi dari kamu, menyayangi kamu sepenuh hati, apa adanya, memberikan hal-hal yang lebih berharga dari sekedar uang, yang tidak mampu dibeli dengan uang seperti perhatian, cinta, dan kasih sayang? Aku tahu rasanya.


Tuesday, March 19, 2013

Ada yang Jatuh Cinta

Ada yang pernah jatuh cinta.
Ada yang pernah mendengar keseharian kekasihnya hingga tertidur.
Ada yang pernah belajar memahami semua bidang yang ditekuni kekasihnya.
Ada yang pernah dikecup keningnya setiap sebelum berpisah untuk bertemu lagi.
Ada yang pernah membisikkan lagu cinta hingga kekasihnya tertidur di sebelahnya.
Ada yang pernah sengaja tidur membelakangi kekasihnya hanya agar dipeluk dari belakang.
Ada yang pernah menempuh perjalanan jauh hanya untuk memastikan kekasihnya baik-baik saja.
Ada yang pernah mengucapkan selamat pagi setiap membuka mata di pagi hari untuk kekasihnya.
Ada yang pernah pura-pura mengerti tentang apapun yang dibicarakan kekasihnya, kemudian bingung, dan hanya mampu tersenyum.

Ada yang sedang jatuh cinta.
Ada yang sedang membukakan pintu untuk perempuan yang dicintainya.
Ada yang sedang rela terjaga hanya untuk memastikan perempuan itu baik-baik saja selama tidur.
Ada yang sedang menahan sakit dan berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja demi perempuan itu.
Ada yang sedang mencari perhatian agar perempuan itu selalu mengganggunya.
Ada yag sedang mengajak perempuan itu pergi entah kemana disaat mendung hanya karena perempuan itu suka melihat hujan dan petir dari dalam mobil.
Ada yang sedang memesan menu makanan kesukaan perempuan itu walaupun dia tidak menyukainya hanya agar perempuan itu tersenyum dan merasa mereka memiliki kesamaan.
Ada yang sedang pura-pura lupa jalan hanya untuk memperpanjang perjalanan.
Ada yang sedang mengelus rambut perempuan itu dan berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja, dan dia sendiri berjanji di dalam hatinya untuk melakukan segala cara agar semuanya baik-baik saja, demi perempuan itu.

Ada yang pernah bertahan mencintai kekasihnya ketika kekasihnya sudah tidak mencintainya lagi.
Ada yang sedang berharap perempuan itu berhenti mencintai kekasihnya dan berpaling padanya, untuk melakukan hal-hal yang pernah perempuan itu lakukan ketika jatuh cinta.

Dan entah dimana, ada seseorang yang pernah dicintai sepenuh hati, entah sedang apa, dan bersama siapa.

Serumit itu.



Happy Birthday, Mario!


Namanya Mario Yodia Prayoga. Foto ini diambil di Nanamia Yogyakarta, restoran masakan Italia, sepulang dari Pantai Kukup akhir November lalu. Dia menghabiskan 7 potong pizza disana. Tu-juh. Dia introvert, tapi humoris. Dia, dan temannya yang bernama Rizkal, mungkin terbuat dari balon-balon dan kembang api, karena mereka selalu membuat orang-orang di sekitarnya bahagia. Dia laki-laki paling dewasa di umurnya yang pernah aku kenal. Dia dan Rizkal adalah sahabat yang terbaik dari yang terbaik. Dia teman liburan yang menyenangkan. Tapi dia bukan teman bermain kartu yang baik. Aku selalu kalah.
Selamat ulang tahun, Rio! Semoga kamu selalu bahagia dan tetap memberi kebahagiaan untuk orang-orang di sekitarmu, termasuk aku.


Thursday, March 14, 2013

Happy Birthday, Almas!


Namanya Almas Ghalya Putri Sjafrina. Yang sebelah kiri, iya, yang berusaha foto mandiri pake kamera hapenya dan hasilnya malah begini. Belakang-belakang kita itu juga teman kita, tapi hari ini Almas yang ulang tahun ke-22.
Foto ini diambil sekitar hampir dua tahun yang lalu. Jaman-jamannya rajin ke KFC A. Yani Surabaya buat nonton bola bareng, KFC yang butuh perjuangan banget kesananya karena macet. Padahal Almas ngerti bola juga enggak. Yang penting, kumpulnya.
Dia cantik, sering naksir dan ditaksir cowok, tapi jarang pacaran. PHP iya, di-PHP-in juga iya. Dulu tipe cowok kita sama, tapi sekarang mulai beda. Dia masih suka cowok yang bersih, wangi, putih, dan terawat. Sedangkan aku mulai suka yang berantakan tapi berkelas. Tapi kita tetap sama-sama suka cowok ganteng, dan ga suka sama cowok sok ganteng.
Lumayan banyak sih persamaan kita. Tapi kita beda dalam intonasi pengucapan kata c*k, dia juga lebih pintar tapi aku lebih beruntung, dia lebih suka jadi orang yang sok-sokan dan aku lebih suka panas-panasin orang buat jadi sok-sokan, dia lebih mementingkan karir dan aku lebih mementingkan pasangan hidup.
Doaku, semoga dia bisa merubah mindset-nya untuk punya anak tanpa perlu menikah, semoga dia berhasil meraih cita-citanya tanpa melupakan anak-anak tangga yang pernah dia injak.
Best friends don't let you do stupid things.. alone. So she's a best friend.


Tuesday, March 12, 2013

Happy Birthday, Finta!


Namanya Finta Nurhadiyanti. Iya, yang sebelah kiri, yang lebih cantik. Dia cantik, pintar, seksi, baik, sabar.. Semua hal baik ada di dia. Dia teman pertama selama kuliah, dan terbaik. Dia ga pernah bohong, ga pernah kasar, ga pernah lupa sama teman, ga pernah pipis di jalan, pokoknya dia baik dalam segalagalagalagalanya!
Hari ini dia ulang tahun yang ke-22.. Doaku, semoga dia akan tetap jadi orang baik, dan selalu bisa membuat orang lain jadi lebih baik, seperti yang dia lakukan selama hampir empat tahun terakhir ini ke.. aku.